Definisi
Pengalaman
sensorik atau emosional yang berkaitan dengan kerusakan jaringan actual
ataufungsional, dengan onset mendadak atau lambat dan berintensitas ringan
hingga berat yang berlangsung kurang dari 3 bulan
Penyebab
- Agen pencedera
fisiologis (mis. Inflamasi, iskemia, neoplasma)
- Agen
pencedera kimiawi (mis. Terbakar, bahan kimia, iritan)
- Agen
pencedera fisik (mis. Abses, amputasi,terbakar, terpotong, mengangkat berat,
prosedur operasi, trauma latihan fisik berlebihan
Gejala dan tanda Mayor
Subjektif
Objektif
- Tampak
meringis
- Bersikap
protektif (mis. Waspada, posisi menghindari nyeri)
- Gelisah
- Frekuensi
nadi meningkat
- Sulit
tidur
Gejala dan Tanda Minor
Subjektif
Objektif
- Tekanan
darah meningkat
- Pola
nafas berubah
- Nafsu
makan berubah
- Proses
berfikir terganggu
- Menarik
diri
- Berfokus
pada diri sendiri
- Diaforesis
Kondisi Klinis Terkait
- Kondisi
Pembedahan
- Cedera
traumatis
- Infeksi
- Sindrom
coroner akut
- Glaukoma
Kondisi Klinis Terkait
*)
pengkajian nyeri dapat menggunakan skala nyeri, seperti :
- FLACC Behavioral Pain Scale untuk Usia kurang dari 3 tahun
- Baker-Wong FACES Scale untuk usia 3-7 Tahun
- Visual Analogue scale atau Numeric rating scale untuk usia diatas 7 tahun
Standar Luaran
Tingkat Nyeri
Ekspektasi :
Menurun
Kriteria Hasil
- Keluhan
nyeri menurun
- Meringis
Menurun
- Sikap
Protektif menurun
- Gelisah
menurun
- Kesulitan
tidur menurun
- Menarik
diri menurun
- Berfokus
pada diri sendiri menurun
- Diaforesis
menurun
- Perasaan
takut mengalami cedera berulang menurun
- Anoreksia
menurun
- Perineum
terasa tertekan menurun
- Uterus
teraba membulat menurun
- Ketegangan
otot menurun
- Pupil
dilatasimenurun
- Muntah
menurun
- Mual
menurun
- Frekuensi
nadi membaik
- Pola
nafas membaik
- Tekanan
darah membaik
- Proses
berfikir membaik
- Fokus
membaik
- Fungsi
berkemih membaik
- Perilaku
membaik
- Nafsu
makan membaik
- Pola
tidur membaik
Intervensi keperawatan
Manajemen Nyeri
Definisi
Mengidentifikasi
dan mengelola pengalaman sensorik atau emosional yang berkaitan dengan kerusakan jaringan onset
mendadak atau lambat dan berintensitas ringan hingga berat dan konstan
Tindakan
Observasi
- Identifikasi
lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas nyeri
- Identifikasi
skala nyeri
- Identifikasi
repon nyeri non verbal
- Identifikasi
factor yangnmemperberat dan memperingan nyeri
- Identifikasi
pengetahuan dan keyakinan tentang nyeri
- Identifikasi
pengaruh budaya terhadap respon nyeri
- Identifikasi
pengaruh nyeri pada kualitas hidup
- Monitor
keberhasilan terapi komplementer yang sudah diberikan
- Monitor
efek samping penggunaan analgetik
Terapeutik
Berikan
teknik non farmakologis untuk mengurangi rasa nyeri (mis. TENS, hypnosis,
akupresure, terapi music, biofeedback, terapi pijat, aromaterapi, teknik
imajinasi terbimbing, kompres hangat/dingin, terapi bermain)
Kontrol
lingkungan yang memperberat rasa nyeri, dalam pemilihan strategi meredakan
nyeri
Edukasi
- Jelaskan
penyebab, periode, dan pemicu nyeri
- Jelaskan
strategi meredakan nyeri
- Anjurkan
memonitor nyeri secara mandiri
- Anjurkan
menggunakan analgetik secara tepat
- Ajarkan
teknik non farmakologis untuk mengurangi rasa nyeri
Kolaborasi
- Kolaborasi
pemberian analgetik, jika perlu
Komentar
Posting Komentar